Beberapa hari kemarin, saya disibukkan dengan latihan untuk acara akustikan di kampus yang diadakan beberapa minggu ini. Kebetulan saya dapat jatah sabtu kemarin untuk tampil. Meskipun sedikit mengecewakan karena beberapa hal teknis, tetapi lumayanlah bisa menghibur teman-teman.
Setelah berhari-hari pikiran saya buntu karena tidak ada ide untuk menulis, kali ini saya akan bercerita saja pengalaman saya dalam mengenal musik.
Mmmhh,, mulai dari mana ya?
Agak susah juga mendefinisikan kapan 'mengenal musik' karena tiap manusia sudah dibekali berkah musik sejak lahir. Saya yakin tidak ada orang di dunia ini yang sama sekali tidak suka dengan musik.
Mungkin jika ditilik dari kapan saya mulai punya kaset adalah ketika saya kelas 4 SD (klo gak salah), kaset pertama yang saya beli adalah album perdana dari band yang paling fenomenal saat itu, Sheila on 7. Awalnya sih cuma iseng-iseng tapi setelah didengarkan ternyata keren sekali.
Namun, sepertinya saya belum terlalu tertarik dengan musik, saya cuma tertarik dengan Sheila on 7. Sampai SMP, kaset yang saya punya adalah Sheila on 7, Kisah Klasik Untuk Masa Depan, 07 Des. Ya, itu adalah album 1-3 SO7. Baru pada waktu SMP saya mulai mencoba mendengarkan musik yang lainnya sehingga membuat saya semakin tertarik dengan musik. Dari sanalah saya mulai tertarik untuk belajar musik.
Saya baru mulai serius belajar gitar kelas 3 SMP, memang agak terlambat dan saya belum punya gitar sendiri saat itu. Sungguh ironis mengingat ayah saya dulu juga seorang pemusik, seorang gitaris dan penyanyi yang jenius. Sayang semua gitar dan alat-alat musik lainnya sudah dijual (beberapa juga dipinjam, tapi sekarang tak tahu entah dimana) karena beliau terkena stroke ketika saya masih sangat kecil. Selain karena tidak ada yang memakai (karena saya dan adik saya masih sangat kecil), kami perlu uang juga untuk membayar biaya pengobatan yang luar biasa mahal.
Saya mulai belajar bermain gitar dengan bimbingan dari paman saya. Terkadang saya juga mengutak-atik sendiri bagaimana membuat kunci atau mencari tangga nada. Karena musik itu seperti matematika yang bisa kita utak-atik dan pelajari sendiri. Yang kita pelajari dari buku atau orang lain lain hanyalah teknik dan persepsi bermusik. Masalah selera dan bagaimana kita bermain itu ditentukan oleh kita sendiri. Musik itu natural, setiap orang bisa merasakan dan membuat musiknya sendiri.
>
Tampilkan postingan dengan label musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label musik. Tampilkan semua postingan
Senin, 02 Mei 2011
Estetik Musik
Label:
musik,
opini,
story of life
Langganan:
Postingan (Atom)

