Air sangat penting untuk semua dimensi kehidupan. Selama beberapa dekade terakhir, penggunaan air telah meningkat, dan di beberapa tempat ketersediaan air jatuh ke tingkat krisis. Lebih dari delapan puluh negara, dengan empat puluh persen dari populasi dunia, sudah menghadapi kekurangan air, sedangkan pada tahun 2020 penduduk dunia akan berlipat ganda. Biaya infrastruktur air telah meningkat secara dramatis. Kualitas air di sungai dan bawah tanah telah memburuk, karena pencemaran oleh limbah dan kotoran dari kota, industri dan pertanian. Ekosistem telah dihancurkan, beberapa secara permanen. Lebih dari satu miliar orang kekurangan air bersih, dan tiga miliar sanitasi; delapan puluh persen dari penyakit menular yang ditularkan melalui air, membunuh jutaan anak setiap tahun.
World Bank Institue
WATER POLICY REFORM PROGRAM - Nov. 1999
Beberapa waktu yang lalu dalam postingan saya sebelumnya kita telah belajar berhitung mengenai jumlah air. Mungkin saya perlu ingatkan kembali, hitungan akhir kita menunjukkan bahwa tak lebih dari 1% dari air tawar yang bisa digunakan langsung oleh ekosistem dan manusia. Perlu saya ingatkan kembali pula bahwa hanya ada 2,5% air tawar dari keseluruhan total volume air di bumi. Silahkan Anda hitung sendiri kembali jumlah air yang bisa kita gunakan dari keseluruhan air di bumi.
Baiklah, kita tinggalkan hitungan kita kemarin, saya akan mencoba memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pentingnya setetes air. Setetes air yang biasanya saya sia-siakan, setetes air yang mampu menumbuhkan sejuta pohon, setetes air yang mampu menghidupi jutaan manusia.
Tanpa air tidak mungkin makhluk hidup akan hidup. Bukankah itu hal terpenting yang didengungkan oleh banyak orang, paling tidak itulah yang para astronom kita percaya pertama kali dalam rangka menemukan kehidupan lain di luar bumi. Kita paham tentang itu, semua orang paham tentang hal itu, tetapi tidak ada yang menghargai hal itu. Kita tak pernah tahu (atau tidak pernah mau tahu) berharganya setetes air sampai sumur-sumur kita benar-benar kering.
Banyak hal telah kita lakukan dalam perjuangan kita untuk menjamin masa depan yang berkelanjutan bagi planet kita yang rapuh ini. Namun, terkadang gerakan-gerakan hijau yang kita lakukan sering mengabaikan warna lain yang sangat penting bagi kehidupan bumi: Biru, atau dalam kata lain "Air".
Air telah menjadi sumber daya yang sangat berharga. Bahkan di beberapa tempat harga satu barel air lebih mahal dari satu barel minyak. Di beberapa tempat di belahan dunia ini, orang harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air bersih, atau bahkan air yang tidak begitu bersih.
Dry river
Polluted river
Lebih dari setengah sungai-sungai utama di dunia sedang menipis dan tercemar secara serius, mengotori dan meracuni ekosistem sekitarnya, sehingga mengancam kesehatan dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada mereka untuk irigasi, minum, dan kehidupan sehari-hari. Kita bisa mencuci semua benda yang kotor, tetapi air yang kotor tidak bisa dicuci. Tidak ada yang bisa menggantikan air bersih yang murni dengan air kotor yang dicuci berulang kali sekalipun.
Oleh karena itu, menjaga lingkungan kita tetap bersih adalah jalan utama untuk menyelamatkan air yang masih tersisa. Lingkungan yang bersih sangatlah berarti karena dalam setiap gelas air yang kita minum, sebagiannya sudah melalui banyak siklus di ekosistem melewati ikan, pohon, bakteri, dan organisme lain, termasuk manusia. Sistem lingkungan hiduplah yang membersihkan air dan membuatnya cocok untuk hal lain, termasuk konsumsi manusia.
All the water that will ever be is, right now.
National Geographic, October 1993
Sisa air yang ada saat ini, adalah air yang akan digunakan di masa depan. Jika kita menghabiskan seluruh pasokan air saat ini, berarti tidak akan ada air di masa depan. Tentunya, tidak akan ada kehidupan di masa depan, karena tidak ada kehidupan tanpa air. Sudah menjadi hal yang wajib bagi kita untuk menjaga kelestarian air.
Video berikut menceritakan susahnya mendapatkan air bersih di salah satu daerah di Afrika. Silahkan dinikmati.
video: http://water.org/
SAVE THE WATER, SAVE THE EARTH, SAVE THE FUTURE
